Ketika Relawan dan Masyarakat Bersama Membangun Ketahanan Air di Wanakerta

Akses terhadap air bersih bukan hanya persoalan infrastruktur. Di balik keberlanjutan akses tersebut, terdapat peran masyarakat, kolaborasi lintas pihak, serta aksi bersama yang memastikan solusi dapat menjawab kebutuhan di tingkat lokal.

Pada 24 September 2026, Rumah Energi bersama dukungan Microsoft mempertemukan perwakilan pemerintah, masyarakat, tenaga kerja lokal yang telah dilatih, dan relawan Microsoft dalam kegiatan konservasi air berbasis masyarakat di Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Community-Based Water Conservation for Improved Access to Clean and Safe Water in Bekasi-Karawang”, yang salah satunya diwujudkan melalui pembangunan Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH) bersama masyarakat.

Dari pembangunan infrastruktur menuju aksi bersama

Pembangunan IPAH tidak sekadar menghadirkan sarana untuk menampung air hujan. Prosesnya menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam membangun solusi yang dapat mendukung kebutuhan air di lingkungan mereka.

Dalam kegiatan tersebut, relawan Microsoft turut bekerja bersama tenaga kerja lokal dan warga dalam proses pembangunan instalasi. Di tengah cuaca panas, para relawan terlibat langsung dalam pekerjaan konstruksi dan pemasangan sistem pemanenan air hujan di rumah warga.

Keterlibatan tersebut menghadirkan lebih dari sekadar dukungan tenaga. Pertemuan antara relawan, pekerja lokal, dan masyarakat membuka ruang untuk berbagi pengalaman, belajar bersama, serta membangun hubungan yang lebih dekat antara sektor swasta dan komunitas.

Masyarakat sebagai bagian dari solusi

Pendekatan berbasis masyarakat menjadi penting karena ketahanan air tidak dapat dibangun hanya melalui pembangunan fisik. Infrastruktur akan lebih bermakna ketika masyarakat terlibat sejak proses pembangunan, memahami cara kerjanya, serta memiliki kapasitas untuk merawat dan mengelolanya secara berkelanjutan.

Melalui keterlibatan tenaga kerja lokal, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari proses pengembangan solusi. Di sisi lain, keterlibatan sektor swasta melalui corporate volunteering memperluas ruang kolaborasi dan memungkinkan kontribusi langsung dalam proses pembangunan di tingkat komunitas.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa aksi konservasi air dapat menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai sumber daya—pengetahuan teknis, keterampilan lokal, dukungan sektor swasta, dan partisipasi masyarakat—untuk menjawab kebutuhan yang nyata.

Memperkuat ketahanan dari tingkat komunitas

Bagi Rumah Energi, memperkuat akses terhadap air bersih merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih tangguh menghadapi tantangan lingkungan dan perubahan iklim.

Karena itu, kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi salah satu elemen penting. Ketika pemerintah, masyarakat, tenaga kerja lokal, sektor swasta, dan relawan dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya, solusi yang dibangun tidak berhenti pada sebuah instalasi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan masyarakat.

Melalui pendekatan yang menggabungkan keahlian teknis, partisipasi masyarakat, dan keterlibatan relawan, Rumah Energi terus mendorong solusi berbasis komunitas yang relevan dengan kebutuhan lokal dan dapat berkelanjutan dalam jangka panjang.

Empowering communities. Sustaining water for a better tomorrow.

2 Oktober 2026